Kabar Kalteng Kasatgas Tito: Layanan Kesehatan di Tiga Provinsi Pascabencana Beroperasi 100 Persen Redaksi 26 Januari 2026
Kabar Kalteng Dislutkan Kalteng Terima Audiensi OJK Bahas Pengembangan Shrimp Estate dan Keuangan Inklusif Palangka Raya–crosscheck.id Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (23/01/2026). Audiensi yang dilaksanakan di ruang kerja Kepala Dislutkan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita ke-2 tentang penguatan ekonomi biru dan Asta Cita ke-6 terkait pemerataan ekonomi. Melalui audiensi tersebut, OJK menyampaikan rencana implementasi Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang terintegrasi, guna memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan. Kepala OJK Primandanu Febriyan Aziz menyampaikan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif. “Melalui implementasi Pengembangan Ekonomi Daerah dan penguatan Ekosistem Keuangan Inklusif, OJK berupaya memperluas akses layanan keuangan dan mendukung pengembangan kawasan shrimp estate yang terintegrasi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Dislutkan Prov. Kalteng Sri Widanarni menyampaikan bahwa pengembangan sektor kelautan dan perikanan di wilayah pesisir merupakan salah satu program strategis Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Untuk itu, kolaborasi dengan OJK menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah. “Pengembangan sektor kelautan dan perikanan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dengan lembaga jasa keuangan agar pelaku usaha, nelayan, dan pembudidaya memiliki akses pembiayaan yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya. Salah satu fokus utama pembahasan adalah pengembangan kawasan shrimp estate yang disinergikan dengan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dan pembudidaya, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor kelautan dan perikanan. Lebih lanjut, Kepala Dislutkan menambahkan bahwa Kalimantan Tengah memiliki komoditas unggulan yang berorientasi ekspor, salah satunya udang vaname, yang perlu didukung melalui penguatan rantai nilai dan pembiayaan. “Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong pengembangan udang vaname sebagai komoditas unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambahnya. Melalui audiensi ini, Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah dan OJK sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi program guna mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Red) Redaksi 23 Januari 2026
Kabar Kalteng Pemprov Kalteng Gandeng BULOG, Perkuat Kendali Inflasi dan Jamin Ketersediaan Pangan 2026 Redaksi 22 Januari 2026
Kabar Kalteng Kendalikan Inflasi Daerah, Pemprov Kalteng Jaga Stabilitas Harga Pangan Redaksi 22 Januari 2026
Kabar Kalteng Gubernur Agustiar Sabran ajak Kepala OPD Fokus Bangun Kalteng Palangka Raya-crosscheck.id Setelah menjalani pemulihan, Gubernur Agustiar Sabran kini kembali tancap gas untuk fokus pada pembangunan Kalimantan Tengah. Dalam mengawali langkahnya, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini mengadakan pertemuan dengan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Pertemuan yang berlangsung santai ini membahas berbagai program prioritas yang akan dilaksanakan. “Pertemuan ini untuk memperkuat kebersamaan kita membangun Kalteng. Insya Allah, kami diberi kekuatan dan kesehatan untuk memimpin Kalteng,” ucap Gubernur di Istana Isen Mulang, Selasa (20/1/2026). Di tengah kondisi efisiensi anggaran, beliau mengingatkan pentingnya kebersamaan seluruh OPD agar tidak ada masalah di masa depan. “Ini adalah zaman modern, kita berinovasi, tetapi kita harus tetap berhati-hati dalam penganggaran agar tidak menjadi masalah di kemudian hari,” tegasnya. Selanjutnya, Wakil Gubernur Edy Pratowo mengungkapkan pentingnya kerja sama yang baik di tengah tantangan efisiensi anggaran tahun 2026. “Kita dapat mengelola anggaran di Kalteng, terutama untuk program-program prioritas,” katanya. Wagub juga memperingatkan agar kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan dengan hati-hati agar tidak melanggar hukum. “Dengan anggaran yang terbatas ini, diharapkan kita lebih fokus. Kita diharapkan juga senantiasa berkoordinasi, masukan segera disampaikan agar antisipasi lebih cepat, dikoordinasikan dengan baik, solusi langkah apa yang bisa dilakukan dengan lebih baik,” tandasnya. Sementara itu, Plt Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung mengharapkan segala sesuatunya dimohon dikonfirmasikan, dikoordinasikan dengan pimpinan. “Jalan kan yang sudah di-SE-kan,” pungkasnya. (Red) Redaksi 20 Januari 2026
Kabar Kalteng Sekjen Kemendagri Minta Pemda Rajin Mengecek Perkembangan Harga Bahan Pokok Redaksi 20 Januari 2026
Kabar Kalteng Disdagperin Kalteng Terus Dorong Pengembangan Pasar Modal Syariah Redaksi 19 Januari 2026
Kabar Kalteng Koperasi Merah Putih Digenjot, Pemprov Kalteng Bidik Percepatan Gerai dan Pergudangan 2026 Redaksi 19 Januari 2026